Sabtu, 25 April 2026

Kontroversi Keputusan Juri, Warnai Lomba Tari Kegiatan FLS3N Sindangresmi

Pandeglang - Acara catatan buruk dengan adanya keputusan kontroveFestifal Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional(FLS3N) diwilayah pendidikan Sindangresmi  yang digelar pada sabtu(25/4/2026) menyisakanrsial dari Dewan juri pada salah satu cabang yang dilombakan yaitu cabang tari , pasalnya , peserta yang dinobatkan sebagai juara lomba yang berasal dari SD N 1 Kadumalati diduga mencontoh atau meniru (Plagiat) tarian dari You Tube.

Keputusan Kontroversi Juri tari ini menuai protes keras dari beberapa kalangan, salah satunya di ungkapkan dengan tegas oleh Kepala SDN 1 Ciodeng Dian Widianti, ditemui dirumah kediamannya usai acara pada sabtu sore(25/4/2026) Dian mengungkapkan Kekecewaannya atas keputusan Juri tersebut, menurut Dian ajang FLS3N ini merupakan sarana yang bertujuan untuk mengembangkan kreativitas dan karakter budaya siswa, jangan dinodai dengan kecenderungan meniru atau plagiat dari karya orang lain yang sudah ada apalagi dari You Tube.

"Saya kecewa dengan keputusan Juri , bukan semata karena anak didik saya yang ikut lomba tidak menjadi juara tapi lebih kepada system penilain Juri yang janggal, sebagaimana diketahui bersama sesuai dengan aturan dan Petunjuk teknis(Juknis) yang ada tentang syarat peserta yang mengikuti lomba tari ini , Karya yang ditampilkan harus ciptaan sendiri atau tim bukan meniru karya orang lain yang sudah ada apalagi plagiat dari You Tube " Ungkap Dian .

Seharusnya , masih menurut Dian , setelah mengetahui bahwa karya yang ditampilkan tersebut merupakan hasil Pagiarisme , Juri harus mendiskualifikasi peserta tersebut karena sudah menyalahi aturan dan Juknis yang sudah di sepakati bukan malah dimenangkan jadi Juara "saya sudah protes dan memberi tahu juri kalau karya yang di tampilkan peserta itu adalah hasil plagiat dari You Tube , tapi Dewan juri tetap pada keputusannya , yang lebih parah lagi , ketua PGRI selaku salah satu pihak penanggung jawab dalam kegiatan FLS3N ini , justeru malah memperkuat keputusan juri yang kontroversi ini , terkesan melakukan pembiaran pada suatu hal yang keliru " Pungkas Dian .

Dihubungi via Panggilan Whats App pada hari yang sama ,Ketua PGRI Sindangresmi Hidayatullah menjelaskan bahwa dirinya sama sekali tidak melakukan pembiaran apalagi intervensi terhadap hal tersebut , Hidayat hanya melaksanakan apa yang sudah di putuskan oleh para juri , adapun ada beberapa pihak yang protes dan keberatan dengan hal tersebut , pihaknya akan memanggil dan mengumpulkan semua pihak yang terkait untuk melakukan klarifikasi agar semua pihak bisa menjelaskan alasan masing-masing " Karena besok hari libur , Paling hari senin saya akan berkoordinasi dengan semua pihak yang terlibat dalam acara tersebut , untuk menjernihkan persoalan ini , agar semuanya menjadi jelas dan tidak menyisakan hal yang tidak nyaman pada masing-masing pihak " Jelas Hidayat.

Sementara dua dari tiga orang Juri yang di hubungi melalui pesan Whats App atas nama Elis dan Devi , sampai berita ini di publish blm memberikan jawaban apapun.

( gie )
Share:

0 comments:

Posting Komentar


Arsip