Selasa, 11 Agustus 2026

DUNIA PENDIDIKAN PANDEGLANG KEMBALI TERCORENG OKNUM GURU DIDUGA JADI PELAKU LOVE SCAMMING , KORBAN ALAMI KERUGIAN HINGGA RATUSAN JUTA

Pandeglang – Adanya dugaan Kasus  Love scamming (Penipuan berkedok asmara) yang menimpa seorang perempuan berinisial NG kelahiran tahun 1979 asal Kampung susukan Desa Mekarjaya Kecamatan Panggarangan kabupaten Lebak Banten , Kasus ini mengemuka  setelah korban inisial NG meminta bantuan kepada saudaranya yang berdomisili di kampung Picung  Kabupaten pandeglang untuk di urus menagih uang kepada seorang ASN guru berinisial ZM yang bertugas di wilayah pendidikan Pandeglang tepatanya di SDN1 Kolelet Kecamatan Picung .

Beredarnya issue tersebut di kalangan aktivis dan komunitas penggiat sosial lainnya menjadi perhatian , saat ditemui di sekolah tempatnya bertugas (SDN 1 Kolelet) untuk di konfirmasi sekaligus melakukan klarifikasi, ZM mengakui bahwa dirinya mempunyai utang kepada insial NG yang dengan secara ikhlas memberikan uang tersebut karena waktu itu dia menjalin hubungan asmara , bahkan ZM juga mengungkapkan pernah masuk (chekin) ke salah satu hotel di wilayah pandeglang dan pihak  perempuanlah (NG) yang membayar sewa kamar dan lainya.

Kemudian ZM menambahkan , setelah dirinya putus komunikasi denga NG , dirinya menikah dengan wanita lain , NG yang merasa di kecewakan mendatanginya ke sekiolah menagih janji sekaligus menagih uang , bahkan oknum guru ZM juga mendokumentasikan (merekam video) sewaktu korban NG mendatanginya ke sekolah tempatnya mengajar . 

"  NG pernah mendatangai saya ke sekolah tempat saya mengajar menagih janji dan menagih uang senilai Rp.110.000.000.( seratus sepuluh juta rupiah) kita sudah buat surat kesepakatan , surat tersebut berisi tentang pengakuan bahwa saya punya utang serta kesiapan saya untuk mengembalikan uang tersebut  ,  Bahkan surat pernyataan  yang isinya saya sanggup untuk membayar tersebut di buat dua kali " Jelas ZM ke awak media beberapa waktu lalu .

Sementara pihak NG yang diduga sebagai korban dalam kasus dugaan love scamming (penipuan berkedok asmara) ini merasa kecewa kepada oknum guru ZM yang awalnya berjanji manis akan menikahinya namun ingkar , malah menikahi wanita lain.

“Saya merasa tertipu oleh seseorang oknum guru ZM yang mengajar di SDN 1 kolelet yang dulu pinjam uang  dengan alasan akan dibayar setelah dia mengajukan pinjaman ke salah satu bank, namun sampai saat ini tidak ada itekad baik, makanya kalau dia masih saja tidak membayar saya akan membuka semua perlakuannya terhadap saya. Terangnya , Singkat via  pesanWhatsApp (31/07/2026).

Kisah yang menimpa NG wanita kelahiran 1979 asal lebak Banten memicu dugaan bahwa ia menjadi korban love scamming, sebuah modus penipuan berbasis hubungan asmara yang kerap menjebak banyak orang , Menurut Pusat Informasi Kriminal Nasional (Pusiknas) Bareskrim Polri, love scamming merupakan bentuk kejahatan di mana pelaku memanfaatkan hubungan asmara sebagai kedok untuk menipu korban (Red).

Love scamming bukan sekadar penipuan biasa, melainkan bentuk rekayasa sosial yang sangat terencana ,Pelaku biasanya menargetkan individu yang mencari hubungan serius, baik melalui media sosial maupun aplikasi kencan online , dalam skema ini, pelaku membangun kepercayaan dengan berpura-pura mencintai korbannya, lalu secara perlahan mulai meminta sejumlah uang dengan berbagai alasan , Pelaku biasanya menargetkan individu yang mencari hubungan serius, baik melalui media sosial maupun aplikasi kencan online , Bahkan, jenis kejahatan ini termasuk salah satu yang paling sering dilaporkan ke PPATK (Red).

Apabila terbukti apa yang dilakukan oknum guru ZM ini , maka dirinya akan terjerat dengan beberapa pasal, di antaranya Pasal 28 Ayat 1 Juncto Pasal 45 Ayat 1 Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE), serta Pasal 3, 4, dan 5 Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2010 tentang Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU). Ancaman hukuman bagi pelaku love scamming pun tidak main-main, yakni hingga 20 tahun penjara .

Sementara pihak dinas pendidikan dan kebudayaan kabupaten Pandeglang belum terkonfirmasi..

( Gie )
Share:

0 comments:

Posting Komentar


Arsip