Tampilkan postingan dengan label JABODETABEK. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label JABODETABEK. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 11 Agustus 2018

Walikota Depok Buka Grand Final Lomba Nyanyi Lagu Perjuangan

DEPOK, INFO RI - Walikota Depok Mohammad Idris membuka Grand Final lomba menyanyi lagu perjuangan antar pelajar dan remaja yang digelar Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Depok  dalam rangka HUT RI ke-73 di Aula Gedung Dibaleka II, Depok, Sabtu (11/08/2018)

Grand Final tersebut diikuti sebanyak 10 kelompok dengan menghadirkan para juri nasional di bidang seni dan musik, diantaranya Deddy Dukun, Bens Leo dan Koko Tole.

Menurut Kepala Kesbangpol Kota Depok, Lienda Ratna. Lomba ini rutin diadakan setiap tahun yang bertujuan untuk memberikan pendidikan wawasan kebangsaan sekaligus menggali potensi dalam bidang seni suara.

"Dalam lomba ini tidak  hanya fokus pada pencarian bakat, tetapi juga untuk memberikan pemahaman tentang arti kemerdekaan dan bagaimana mengisi kemerdekaan dengan hal-hal yang positif. Mari berjuang untuk mewujudkan Kota Depok yang unggul, nyaman dan religius," ujar Lienda.

Sementara itu, Walikota Depok Mohammad Idris mengatakan bahwa lomba menyanyi lagu perjuangan ini bukan hanya ingin menampilkan potensi-potensi baru di Kota Depok, tetapi harus diakui bahwa potensi orang Depok dalam bidang seni sangat luar biasa.

"Ternyata warga Depok tidak hanya punya potensi menyanyi, main musik atau baca puisi, tetapi banyak pakar-pakar dan jumawa jumawa musik juga tinggal di Kota Depok. Seperti Bang Deddy Dukun yang tinggal di Kota Depok," ujar Idris.

Idris mengucapkan terima kasih atas terselenggaranya acara ini. Para peserta ini adalah calon-calon pemimpin bangsa pada saat Indonesia emas tahun 2045."Orientasi lomba ini adalah menanamkan cinta tanah air, bela bangsa dan negara serta wawasan kebangsaan.

Semoga lagu-lagu perjuangan ini bisa terinternalisasi dalam jiwa nurani semua peserta. Kalau sudah terinternalisasi kita bisa membayangkan dan meneladani perjuangan pahlawan kesuma bangsa," tutup Idris. (Tuhari)

Share:

Rapat Paripurna DPRD Depok Tentang KUA dan PPAS TA 2019 dan Propemperda Tahun 2018

DEPOK, INFO RI – DPRD Kota Depok menggelar rapat paripurna Perda Kota Depok dalam rangka persetujuan DPRD Kota Depok terhadap rancangan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS ) APBD Kota Depok tahun 2019 dan persetujuan DPRD Kota Depok terhadap perubahan atas keputusan DPRD Kota Depok nomor 15 tahun 2017 tentang penetapan Program Pembentukan Peraturan Daerah ( propemperda ) Tahun 2018, Jumat (3/8/2018).

Rapat Paripurna yang dipimpin oleh Ketua DPRD Kota Depok Hendrik Tangke Allo, S.Sos, dihadiri para wakil ketua, para anggota DPRD, Wakil Walikota Depok dan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Depok dan semua kepala perangkat daerah pemerintah Kota Depok.

Dalam sambutannya Ketua DPRD Kota Depok mengatakan bahwa dalam rangka melakukan salah satu fungsi DPRD yaitu fungsi anggaran untuk memenuhi ketentuan tersebut badan anggaran DPRD Kota Depok telah melaksanakan serangkaian pembahasan dan pendalaman atas materi rencana KUA dan PPAS APBD Kota Depok tahun 2019 bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah(TAPD) dan perangkat daerah di lingkungan pemerintah Kota Depok .

Rancangan KUA dan PPAS tahun 2019 ini, lanjut Hendrik, harus memiliki daya kualitas yang tidak saja dapat dipertanggungjawabkan secara yuridis , tetapi juga secara moral dan politik kepada masyarakat ,ketaatan waktu, ketaatan hukum dengan memperhatikan aspirasi dan kepentingan warga masyarakat harus menjadi bagian yang integral dan penting dalam proses pelaksanaan APBD tahun 2019 mendatang serta mengingat juga bahwa tahun 2019 merupakan tahun pesta demokrasi.

Secara spesifik, ungkap Hendrik, plafon anggaran yang nantinya akan ditetapkan menjadi rancangan APBD Kota Depok tahun 2019 harus berdasarkan beberapa hal penting yaitu :a) .Anggaran Daerah Kota Depok harus bertumpu kepada kepentingan Publik, b).Anggaran Daerah harus dikelola dengan hasil yang baik dan berpenghasilan rendah, c).Anggaran Daerah harus dapat memberikan Transparansi dan Akuntabilitas secara rasional untuk keseluruhan Siklus Anggaran, d).Anggaran Daerah harus dikelola dengan pendekatan Kinerja untuk seluruh jenis Pengeluaran dan Pendapatan,dan e).Anggaran Daerah harus mampu menumbuhkan Profesionalisme pada setiap Perangkat Daerah.

Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Kota Depok telah melaksanakan tugasnya dalam Penyusunan Rancangan Perubahan Program Pembentukan Peraturan Daerah Kota Depok Tahun 2018,kegiatan pembahasan ini telah dilaksanakan oleh Bampeperda pada bulan Juli lalu bersama Perangkat Daerah terkait dan telah sepakat untuk penambahan 3 (tiga) Raperda Kota Depok sehingga menjadi 9 (sembilan) yang sebelumnya sudah ada 6 (enam) Raperda pada Program Pembentukan Perda Kota Depok Tahun 2018.

Adapun 3(tiga) Raperda tersebut adalah : 1).Raperda Kota Depok tentang Perubahan atas Perda Kota Depok Nomor 12 Tahun 2013 tentang Pemberdayaan dan Pengembangan Koperasi, 2).Raperda Kota Depok tentang Perubahan atas Perda Kota Depok Nomor 5 Tahun 2015 tentang Pengelolaan Sampah, dan 3).Raperda Kota Depok tentang Pencabutan atas Perda Kota Depok Nomor 17 Tahun 2017 tentang Izin Gangguan dan Retribusi Izin Gangguan.

Keputusan DPRD Kota Depok tentang Persetujuan DPRD Kota Depok terhadap Rancangan KUA&PPAS APBD Kota Depok TA.2019 dan Persetujuan DPRD Kota Depok tentang Perubahan atas Keputusan DPRD Kota Depok Nomor 15 Tahun 2017 tentang Penetapan Program Pembentukan Peraturan Daerah(Propemperda) Tahun 2018 serta Draft Nota Kesepakatan KUA & PPAS APBD Kota Depok TA 2019 antara Pemerintah Kota Depok dengan DPRD Kota Depok yang dibacakan oleh Sekretaris DPRD Kota Depok Drs. Zamrowi,M.Si. (Tuhari)
Share:

Jumat, 13 Juli 2018

DPRD Kota Depok Gelar Rapat Paripurna Tentang Hasil Reses Kedua 2018

Depok, Info RI – Rapat Paripurna DPRD Kota Depok yang digelar belum lama ini dalam rangka penyampaian laporan hasil Reses pimpinan dan anggota DPRD Kota Depok. Sidang yang dipimpin oleh HM Suparyono dihadiri oleh para Anggota DPRD, Wakil Walikota Depok, dan seluruh unsur Forkompinda Kota Depok.

Sebagaimana dijelaskan dalam pasal 67 peraturan DPRD Kota Depok No 1 tahun 2014 tentang tata tertib DPRD bahwa setiap Masa persidangan DPRD adalah meliputi masa sidang dan masa reses, dan masa reses dipergunakan oleh Anggota DPRD baik secara perorangan maupun berkelompok untuk mengunjungi daerah pemilihannya masing masing guna untuk menyerap Aspirasi dan kesempatan juga bagi masyarakat untuk menyampaikan keluhan atau permasalahan yang terjadi.

Fraksi PDI Perjuangan menyampaikan laporan hasil Resesnya, dalam pemaparannya, Agustina Simanjuntak mengutarakan” bahwa Fraksi PDIP banyak menerima masukan terkait pelayanan publik yang belum maksimal seperti, Ktp elektronik,Akta Kelahiran,KK,agar cepat pelayanannya, dan tentang RTLH agar ditambah jumlahnya”.

Dalam laporannya, Fraksi Gerindra melalui Wakil Ketua DPRD Yeti Wulandari menjelaskan” agar pendataan KIS agar lebih akurat lagi sehingga penerimanya tidak salah sasaran, meningkatkan kualitas pembangunan jalan lingkungan,drainase, dan agar ditambah jumlah RTLH untuk masyarakat yang memerlukannya”.

Lanjut dengan Fraksi PKS, dalam kesempatan itu, H.M Hafid Nazir menyampaikan hasil reses fraksi PKS” pembangunan infrastruktur masih menjadi aspirasi yang utama dari masyarakat Depok,jaling, drainase dan peningkatan prasarana didunua kesehatan dan pendidikan, serta penambahan Armada sampah dan pengangkutan sampah keTPA”.

Fraksi PAN dalam penyampaian hasil resenya, yang dibacakan oleh Lamhudin Abdullah memaparkan” supaya pemkot Depok melalui Dinas terkait agar mempercepat pembangunan Fisik ditiap Kecamatan, supaya tidak pas musim hujan dan akhir tahun agar hasil pekerjaannya baik”.

Fraksi Golkar melalui H Tajudin memaparkan” kepada Pemkot Depok agar program pembangunan dapat benar benar ada manfaatnya untuk masyarakat, program UMKM dan industri perumahan agar diperhatikan lagi oleh Pemkot Depok, RTLH serta Taman Kota dan Alun Alun”.

Sementara itu Fraksi Demokrat menjelaskan hasil resesnya oleh M Taufik” bahwa Fraksi Demokrat mengharapkan agar peningkatan kapasitas Koperasi dan UMKM,pengoptimalisasi pengelolaan sumber daya alam,peningkatan akses layanan kesehatan,peningkatan insentif RT,RW serta pembangunan Alun Alun”.

Fraksi PPP, melalui Mazhab menyampaikan laporan hasil resenya” masih banyak pengembang apartemen dan perumahan yang belum menjalani kewajibannya dalam penyerahan Aset Fasos Fasum, untuk itu perangkat daerah dapat memperbaiki data base terhadap Fasos Fasum”.

Fraksi Restorasi Nurani Bangsa, melalui Drs Slamet Riyadi memaparkan” berharap kepada Pemkot Depok dapat meningkatkan kawasan Industri Kreatif diwilayah Bulak Timur Kec Cipayung untuk ditata dengan baik dan rapih, karena hal ini dapat mendongkrak PAD dari usaha Mikro dan Kecil Menengah dan melakukan pembinaan kepada masyarakat untuk meningkatkan perekonomian rakyat dalam rangka untuk mensejahterakan Masyarakat Depok”.

Rapat Paripurna yang dihadiri oleh Wakil Ketua DPRD Supariyono dan Wakil Walikota Depok Pradi Supriatna dan Anggota DPRD, serta Forkompinda berjalan dengan lancar dan terkendali. (Tuhari)
Share:

Satpol PP Depok Gencar Razia Miras

Depik, Info RI – Ratusan botol minuman keras berberbagai merk disita dari sejumlah toko dan kios di Kecamatan Sukmajaya, Cilodong, Tapos, Pancoran Mas dan Beji, Depok Jawa Barat.

Razia yang digelar tim gabungan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Depok ini dilakukan sebagai antisipasi kenakalan remaja serta mabuk-mabukan.

Kepala Satpol PP Kota Depok Yayan Arianto didampingi Kasie Transmartibum Agus M dan Kusumo, mengatakan pihaknya belakangan ini rutin merazia penjual miras di sejumlah tempat.

Dari puluhan warung disita ratusan botol miras berbagai merk. Pemilik dikenakan sidang Tipiring .

Razia juga dilakukan pagi dan siang hari agar lebih efisien, sebab kalau malam hari kebanyakan pedagang ketika melihat kendaraan petugas tim gabungan datang langsung menutup tempat usahanya. (Tuhari)
Share:

Pemkot Depok Lakukan Upaya Maksimal Untuk Tanggulangi Sampah

Depok, Info RI – Pemerintah Kota (Pemkot) Depok cukup serius dalam menanggulangi permasalahan sampah. Keseriusan ini dibuktikan dengan upaya maksimal yang dilakukan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Depok agar bisa menekan volume sampah yang masuk ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cipayung.

“Kami punya 32 Unit Pengolah Sampah (UPS) yang bisa dioptimalkan. Nantinya UPS ini yang bekerja untuk mengolah sampah organik menjadi pupuk kompos maupun cair, serta mengolah sampah plastik untuk dijadikan barang bernilai ekonomis,” ujar Kepala DLHK Kota Depok, Etty Suryahati, di Balai Kota, Senin (09/07/18).

Selain itu, lanjutnya, untuk mencegah adanya pembuang sampah liar, pihaknya juga intens melakukan monitoring dengan menurunkan Tim Buru Sergap (Buser) Kebersihan di beberapa lokasi. DLHK juga telah memiliki Tim Jaga Gonda yang bertugas melakukan monitoring kebersihan, khusus di Jalan Margonda.

“Tim Buser dan Tim Jaga Gonda kami rutin melakukan monitoring di lokasi yang rawan akan pembuang sampah liar. Kami juga telah memberikan sanksi tegas terhadap mereka yang tertangkap basah membuang sampah dengan melakukan Tindak Pidana Ringan (Tipiring),” ucapnya.

Untuk jangka panjang, kata Etty, pihaknya terus melakukan komunikasi dengan Provinsi Jawa Barat (Jabar), agar pengoperasian TPA Nambo segera direalisasikan. Diharapkan dengan beroperasinya TPA Nambo, dapat mengurangi volume sampah sebesar 1200 ton yang setiap harinya masuk ke TPA Cipayung.

“Kami terus menjalin komunikasi dengan Provinsi Jabar, saat ini proses pembangunan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) sedang berlangsung. Kalau tidak ada halangan, insya Allah tahun ini, Pemkot bisa memulai pembuangan sampah ke Nambo,” jelasnya.

Sementara itu, untuk menangani longsor sampah yang terjadi di Kali Pesanggrahan, Pasir Putih, yang lokasinya bersebelahan dengan TPA Cipayung, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Depok telah berkomunikasi dengan pihak Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung-Cisadane (BBWSCC).

“Kami sudah berkoordinasi dengan BBWSCC mengenai masalah pengerukan Kali Pesanggrahan yang mendangkal, akibat longsoran sampah TPA Cipayung. Saat ini kita masih menunggu proses yang sedang berjalan,” kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Depok, Manto.

Sedangkan untuk menunjang kesehatan warga, Pemkot Depok melalui Unit Pelaksana Teknis (UPT) Puskesmas Cipayung memiliki program pengobatan gratis untuk pekerja dan warga di sekitar TPA Cipayung. Selain itu, Pemkot juga memfasilitasi warga dengan sarana dan prasarana air bersih, untuk kepentingan masyarakat luas.

“Kami bekerja sama dengan UPT Kebersihan untuk mengadakan pemeriksaan kesehatan bagi warga dan pekerja di lingkungan TPA seminggu sekali, yaitu setiap hari Rabu. Pelayanan ini tidak dipungut biaya alias gratis,” ucap Kepala UPT Puskesmas Kecamatan Cipayung, Kurnia Permitasari. (Tuhari)
Share:

Minggu, 08 Juli 2018

Anggota DPRD Depok Qurtifa Wijaya Lakukan Reses Serap Aspirasi Masyarakat

Depok, Info RI – Qurtifa Wijaya, S.Ag Anggota DPRD Kota Depok Fraksi Partai Keadilan Sejahrera (PKS) lakukan giat reses dalam rangka menyerap aspirasi, saran dan masukan dari masyarakat pada masa sidang ke III Tahun 2018.

Kegiatan reses ini diadakan pada hari Senin (2/7) di halaman yayasan Pendidikan Islam Al Haeriyah pimpinan H. Sanusih. Acara ini dihadiri oleh ketua Majelis Ulama Indonesian (MUI) Kelurahan Tapos H. Sanusi S. Ag, ketua LPM Kelurahan Tapos Dedi Wiati S. Sos,Bimaspol Bripka Asep Ruhendi, ketua lingkungan, tokoh masyarakat dan undangan lainya.

Dalam sambutannya H. Sanusi mengatakan bahwa “kami merasa senang karena reses diadakan di lingkungan kami, giat ini dalam rangka menyerap aspirasi dan masukan kegiatan pembangunan yang ada di masyarakat,” ucap ketua MUI kelurahan Tapos ini.

Di tempat yang sama ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kelurahan Tapos Dedi Wiati, S.Sos dalam sambutanya Dedi Wist mengatakan, ”silahkan buat masyarakat menyampaikan kepada Bapak H. Qurtifa anggota Dewan kita yang belum terkafer di musrenbang kelurahan dengan paket yang lebih besar lagi,” tegas Dedi.

Di tempat yang sama anggota DPRD Qurtifa Wijaya dalam sambutanya mengatakan, ”Dana program pokok-pokok pikiran (Pokir) Dewan sama dengan dana kelurahan sekitar Rp 2 Miliyar untuk kegiatan lingkungan baik itu jalan atau saluran, Dewan sifatnya usul ke Dinas terkait selaku pengguna anggaran,” jelas Qurtifa.

Lebih lanjut info yang sangat menggembirakan bahwa Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) wilayah Timur siap dibangun di seputaran kelurahan Cimpaeun Kecamatan Tapos Kota Depok. ”Anggran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kota Depok sekitar Rp 3,3 Triliyun, untuk kegiatan membayar gaji pegawai dan belanja kegiatan pembangunan,” jelas Politisi Partai PKS yang sudah 3 Periode di percaya di Dapil Tapos Colodong.

Sementara di acara reses ini banyak usulan atau aspirasi dari masyarakat diantaranya, dari H. Gojali RW 10 mengusulkan, tentang saluran air masjid Miptahuljana, yang saat ini perlu perbaikan dan Madrasah kami mohon di tinjau.

Insan pengurus makam perwakilan dari 4 RW berharap , ”seluas 4800 m2 dan saat ini kami mengusul untuk di pagar makam blok Jaran,” harap Insan.

Di tempat yang sama Ela warga RW 07,” kami mengusulkan rumah baca, kelihatanya enak melihat warga kalau giat kompak membaca, juga mukena buat umum di masjid,” Harap Ela.

Sementara Qurtifa Wijaya menangapi, ”kalau usulan Hadroh bisa di usulkan melalui Dispora, dan masalah Madrasah baru RKB dan sarana Komputer karena Madrasah secara pertikal berhubungan dengan kantor kementrian Agama, saya juga untuk penerangan jalan umum (PJU) saya selalu usul terang dan aman,” terang Qurtifa Wijaya.

Saprudin ketua RW 02 pada kesempatan mengusulkan insentif RT RW, “Hadroh dan soundsystem di posyandu kami, saya berharap agar usulan kami dikabulkan dan terealisasi,” ucap Saprudin yang dijuluki RW Nasional ini. (Tuhari)
Share:

Sabtu, 07 Juli 2018

Klub VW Depok Gelar Halal Bihalal di Kediaman Brigjen TNI Suharjono



Depok, Info RI - Klub Volkswagen Depok (KVD) menggelar acara Halal Bihalal di kediaman Brigjen TNI Suharjono Komplek Griya Kencana Jl. Merdeka Timur No.9D RT.005 RW.020 Abadi Jaya (Pasar Mini) Depok Timur. Sabtu, (7/7/2018).

Hadir dalam acara tersebut adalah Pengurus dan Anggota Klub VW Depok beserta istri yang diantaranya Sesepuh KVD sekaligus Penasehat Fuad Amin, Pembina 1 : Brigjen TNI Suharjono, Pembina 2 : Ellyn Rachman, Pembina 3 : Kolonel Topik Manggus, Ketua : Tuhari Arek, Bendahara : Agus Blek, Agung Supriyanto, Fahreza, Joel Hombing, Poltak Ike Wibowo, Tomy Yantama, Agus S dan Ochi.

Acara Halal Bihalal yang dibuka oleh Ketua KVD Tuhari Arek sekaligus menjadi moderator dalam acara tersebut.

Brigjen TNI Suharjono dalam sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh Anggota KVD yang hadir dalam acara tersebut.

"Selain itu Brigjen TNI Suharjono yang juga sebagai Pembina KVD menyampaikan bahwa di rumah ini selalu terbuka untuk kawan-kawan anggota KVD, namun mohon maaf jika saya sering tidak ada di rumah karena keterbatasan tugas sebagai Anggota TNI", ungkap Brigjen TNI Suharjono.

Sesepuh KVD Fuad Amin dalam sambutannya mengusulkan bahwa program KVD agar membuat agenda rutin satu bulan atau tiga bulan sekali untuk kumpul bersilaturahmi dengan berbagai macam kegiatan seperti touring dan lain-lain.

Dalam sambutannya Pembina KVD Ellyn Rachman menyambut baik apa yang sudah disampaikan Ketua, Pembina dan Penasehat mengenai program KVD ke depan.

Ellyn Rachman juga menyampaikan bahwa agenda yang diawali buka puasa bersama (Bukber) di Villa Pak Fuad Amin di Puncak saat itu merencanakan beberapa program KVD yang diantaranya acara Halal Bihalal Klub VW Depok saat ini. Acara Halal Bihalal tersebut sekaligus memperkenalkan Pengurus dan Anggota KVD yang baru bergabung.

"Adapun Program KVD yang sudah berjalan sampai saat ini adalah jalan sehat setiap hari Sabtu di Stadion Universitas Indonesia (UI), karena hari Sabtu pintu UI selalu dibuka semuanya untuk umum", tambah Agung Supriyanto.

Adapun usulan dari Poltak Ike Wibowo adalah bagaimana jika KVD membuat event kopi di sekitar UI dengan memperkenalkan berbagai macam jenis kopi yang berkualitas sekaligus mempraktekkan bagaimana cara menyeduh kopi yang baik untuk dikonsumsi.

Pembina KVD Taufik Manggus dalam sambutannya menjelaskan bahwa jika kita sering berkumpul seperti ini dapat memperpanjang umur dan menambah rezki kita, untuk itu Topik Manggus berharap agar KVD dapat sering-sering berkumpul bersilaturahmi dengan membuat event-event lain.

Sementara itu Bendahara KVD Agus Blek menyampaikan sekaligus mempertanyakan kepada seluruh anggota mengenai program arisan KVD yang sudah lama tidak berjalan ini mau dilanjutkan apa tidak ?

Dengan program tersebut seluruh anggota menyetujui untuk melanjutkan arisan KVD setiap bulan sekali.

Menurut Agung Supriyanto agar organisasi ini dapat berjalan dengan baik maka ketika kumpul arisan diharapkan ada iuran anggota untuk uang kas KVD.

Fahreza mengingatkan kepada pengurus mengenahi bantuan dana untuk anggota KVD yang sudah Almarhum agar segera disampaikan kepada keluarganya. (Tuhari).

Share:

Senin, 02 Juli 2018

Alumni STM MAOET (Manggarai Utara) 7 Angkatan 1987 Gelar Halal Bihalal

Depok, Info RI - Alumni STM MAOET 7 (Manggarai Utara 7) ANGKATAN 1987/1988 menggelar acara Halal Bihalal sekaligus Reuni di Sekretariat, Perum. Nuansa Telaga Kalibaru (NTK) Blok E No.9 Jl. Abdul Gani II Cilodong Kota Depok, Minggu, (1/7/2018).

Hadir dalam acara tersebut adalah para Alumni STM MAOET 7 Angkatan 1987 beserta istri yang diantaranya adalah Mardani (Ocoy), (Tuhari Arek), Edi Susanto (Dodol), Deny Firdani, Kusdaryoko, Triyono (Kotrik), Hasan Basri, Ranggi dan Sugianto.

Dalam pertemuan tersebut bertujuan untuk menjalin tali silaturahmi kekeluargaan yang lebih erat lagi bersama kawan-kawan Alumni STM MAOET 7 Angkatan 1987/1988, untuk itu pertemuan akan dilaksanakan secara rutin sekitar 3 bulan sekali.

Sugianto mengusulkan bahwa untuk menjalin persaudaraan sebaiknya pertemuan diadakan rutin dari rumah ke rumah kawan-kawan, dengan maksud agar persaudaraan kita bisa lebih dekat lagi.

Selain dari rumah ke rumah, pertemuan tersebut dapat dilaksanakan dimana saja yang penting tempatnya layak untuk berkumpul.

Adapun pertemuan berikutnya akan dilaksanakan di kediaman Deny Firdani di Perumahan Jatijajar Kota Depok sekitar bulan Agustus-September 2018. (Tuhari)








Share:

Dandim 0508 Depok Silaturahmi Dengan Ketua PBNU Kota Depok

Depok, Info RI - Dandim 0508/Depok Letkol Inf R.Moch Iskandarmanto.S.E melaksanakan silaturahmi dengan KH.Maksyum ali Ketua PBNU Kota Depok di kediamanya RT 01 RW 13 Kel.Rangkapan jaya lama Kec.Cipayung Kota Depok, Senin (2 Juli 2018).

Letkol Inf R.Moch Iskandarmanto.S.E dalam kunjunganya menyampaikan bahwa pertemuan ini tidak lain  untuk menjaga hubungan Silaturahmi dan mempererat Ukhuwah Islamiyah antara Tokoh agama dan instansi TNI di Wilayah teritorial yang selama ini terjalin dengan baik.Kunjungan kepada tokoh agama di lakukan secara merata oleh Dandim 0508/Depok dengan semua lintas agama yang ada di Kota Depok

Dalam pertemuan tersebut Ketua PBNU KH.Maksyum ali dan Dandim 0508/Depok berkomitmen untuk saling menjaga hubungan baik dan agar tidak terpengaruh dengan berita hoak yang belum tentu kebenaranya karena ada sebagian informasi atau berita sifatnya hanya mengadu domba sehingga akan memecah belah persatuan dan kesatuan Bangsa.

Silaturahmi di laksanakan di ruang tamu Ketua PBNU, Dandim 0508/Depok yang di Dampingi Danramil 01/Panmas Kapt Inf Kholidi di terima baik oleh KH.Maksyum Ali dan istri Nur ilman hamzah Hasil Silaturahmi Dandim 0508/Depok dengan Ketua PBNU sepakat untuk saling menjaga kondusifitas di masyarakat khususnya di Negara Kesatua Republik Indonesia. ( Hengky NGR 02/Tuhari )
Share:

Kamis, 28 Juni 2018

Partai Hanura Kota Depok Membuka Pendaftaran Bacaleg

Depok, Info RI - Dewan PImpinan Cabang ( DPC )  Partai Hanura Kota Depok  membuka pendaftaran penerimaan calon anggota legislatif untuk DPRD Tingkat Kota, DPRD Provinsi dan DPR RI yang akan maju dalam Pileg 2019 mendatang.

Hal ini disampaikan oleh Ketua DPC Partai Hanura, Kota Depok Mifftah Sunandar didampingi Sekretaris Sonar Harahap bahwa pembukaan pendaftaran caleg ini di lakukan mulai Rabu tanggal 20 Juni 2018 yang lalu hingga 4 Juli 2018 mendatang.

"Syaratnya umur minimal 21 tahun, dan pendidikan minimal SMA Sederajat, untuk itu kami membuka kesempatan kepada putra putri terbaik Kota Depok bergabung dengan Partai Hanura," kata Mifftah Sunandar pada wartawan di kantornya, Kamis  (28/6/2018).

Ia juga menjelaskan bagi yang berminat untuk menjadi caleg dari Partai Hanura dapat mendaftarkan diri di sekretariat DPC Partai Hanura Kota Depok yang buka mulai jam 10.00 WIB hingga jam 22.00 WIB.

"Alamat Sekretariat DPC Partai Hanura Kota Depok di jalan Areif Rahman Hakim  No.1 Rukan Graha Depok Mas, Lantai Tiga Gedung MPM kami tidak meminta mahar pada caleg."

"Kami minta caleg dapat membesarkan nama partai dan jika ingin bergabung ada syarat mutlak yakni siap berkomitmen untuk Kota Depok dan Partai Hanura ," katanya.

Ia juga mengatakan untuk target kursi dalam pileg 2019 mendatang pihaknya menargetkan minimal dapat meraih 12 kursi.
" Minimal masing-masing dapil dapat satu kursi karena Kota Depok ada 6 dapil, yang diantaranya Dapil Pancoran Mas, BCL, Cimanggis, Sukmajaya, Tapos - Cilodong dan Cipayung Bojongsari, Sawangan. Kami menargetkan Partai kami mininal dapat 12 kursi dan untuk suara perempuannya 30% dan kalau bisa lebih dari itu" jelasnya.

Ditambahkannya Partai Hanura ini mengusung visi ekonomi kerakyatan dengan harapkan dapat meningkatkan kesejahteraan rakyat

Mifftah Sunandar menambahkan Partai Hanura yang dipimpinannya sudah membentuk Tim 9 yang nantinya tugas Tim tersebut Fokus untuk melayani masyarakat yang akan maju ke Bakal Calon Legislatif ( Bacaleg ).

Kami sangat menyambut positif animo masyarakat Kota Depok yang begitu tinggi, terbukti sudah banyak para Bacaleg yang sudah ikut mendaftar di Partai Hanura Kota Depok.( Joko Warihnyo/Tuhari )
Share:

Arsip