Tampilkan postingan dengan label Politik. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Politik. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 11 Agustus 2018

Rapat Paripurna DPRD Depok Tentang KUA dan PPAS TA 2019 dan Propemperda Tahun 2018

DEPOK, INFO RI – DPRD Kota Depok menggelar rapat paripurna Perda Kota Depok dalam rangka persetujuan DPRD Kota Depok terhadap rancangan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS ) APBD Kota Depok tahun 2019 dan persetujuan DPRD Kota Depok terhadap perubahan atas keputusan DPRD Kota Depok nomor 15 tahun 2017 tentang penetapan Program Pembentukan Peraturan Daerah ( propemperda ) Tahun 2018, Jumat (3/8/2018).

Rapat Paripurna yang dipimpin oleh Ketua DPRD Kota Depok Hendrik Tangke Allo, S.Sos, dihadiri para wakil ketua, para anggota DPRD, Wakil Walikota Depok dan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Depok dan semua kepala perangkat daerah pemerintah Kota Depok.

Dalam sambutannya Ketua DPRD Kota Depok mengatakan bahwa dalam rangka melakukan salah satu fungsi DPRD yaitu fungsi anggaran untuk memenuhi ketentuan tersebut badan anggaran DPRD Kota Depok telah melaksanakan serangkaian pembahasan dan pendalaman atas materi rencana KUA dan PPAS APBD Kota Depok tahun 2019 bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah(TAPD) dan perangkat daerah di lingkungan pemerintah Kota Depok .

Rancangan KUA dan PPAS tahun 2019 ini, lanjut Hendrik, harus memiliki daya kualitas yang tidak saja dapat dipertanggungjawabkan secara yuridis , tetapi juga secara moral dan politik kepada masyarakat ,ketaatan waktu, ketaatan hukum dengan memperhatikan aspirasi dan kepentingan warga masyarakat harus menjadi bagian yang integral dan penting dalam proses pelaksanaan APBD tahun 2019 mendatang serta mengingat juga bahwa tahun 2019 merupakan tahun pesta demokrasi.

Secara spesifik, ungkap Hendrik, plafon anggaran yang nantinya akan ditetapkan menjadi rancangan APBD Kota Depok tahun 2019 harus berdasarkan beberapa hal penting yaitu :a) .Anggaran Daerah Kota Depok harus bertumpu kepada kepentingan Publik, b).Anggaran Daerah harus dikelola dengan hasil yang baik dan berpenghasilan rendah, c).Anggaran Daerah harus dapat memberikan Transparansi dan Akuntabilitas secara rasional untuk keseluruhan Siklus Anggaran, d).Anggaran Daerah harus dikelola dengan pendekatan Kinerja untuk seluruh jenis Pengeluaran dan Pendapatan,dan e).Anggaran Daerah harus mampu menumbuhkan Profesionalisme pada setiap Perangkat Daerah.

Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Kota Depok telah melaksanakan tugasnya dalam Penyusunan Rancangan Perubahan Program Pembentukan Peraturan Daerah Kota Depok Tahun 2018,kegiatan pembahasan ini telah dilaksanakan oleh Bampeperda pada bulan Juli lalu bersama Perangkat Daerah terkait dan telah sepakat untuk penambahan 3 (tiga) Raperda Kota Depok sehingga menjadi 9 (sembilan) yang sebelumnya sudah ada 6 (enam) Raperda pada Program Pembentukan Perda Kota Depok Tahun 2018.

Adapun 3(tiga) Raperda tersebut adalah : 1).Raperda Kota Depok tentang Perubahan atas Perda Kota Depok Nomor 12 Tahun 2013 tentang Pemberdayaan dan Pengembangan Koperasi, 2).Raperda Kota Depok tentang Perubahan atas Perda Kota Depok Nomor 5 Tahun 2015 tentang Pengelolaan Sampah, dan 3).Raperda Kota Depok tentang Pencabutan atas Perda Kota Depok Nomor 17 Tahun 2017 tentang Izin Gangguan dan Retribusi Izin Gangguan.

Keputusan DPRD Kota Depok tentang Persetujuan DPRD Kota Depok terhadap Rancangan KUA&PPAS APBD Kota Depok TA.2019 dan Persetujuan DPRD Kota Depok tentang Perubahan atas Keputusan DPRD Kota Depok Nomor 15 Tahun 2017 tentang Penetapan Program Pembentukan Peraturan Daerah(Propemperda) Tahun 2018 serta Draft Nota Kesepakatan KUA & PPAS APBD Kota Depok TA 2019 antara Pemerintah Kota Depok dengan DPRD Kota Depok yang dibacakan oleh Sekretaris DPRD Kota Depok Drs. Zamrowi,M.Si. (Tuhari)
Share:

Jumat, 13 Juli 2018

DPRD Kota Depok Gelar Rapat Paripurna Tentang Hasil Reses Kedua 2018

Depok, Info RI – Rapat Paripurna DPRD Kota Depok yang digelar belum lama ini dalam rangka penyampaian laporan hasil Reses pimpinan dan anggota DPRD Kota Depok. Sidang yang dipimpin oleh HM Suparyono dihadiri oleh para Anggota DPRD, Wakil Walikota Depok, dan seluruh unsur Forkompinda Kota Depok.

Sebagaimana dijelaskan dalam pasal 67 peraturan DPRD Kota Depok No 1 tahun 2014 tentang tata tertib DPRD bahwa setiap Masa persidangan DPRD adalah meliputi masa sidang dan masa reses, dan masa reses dipergunakan oleh Anggota DPRD baik secara perorangan maupun berkelompok untuk mengunjungi daerah pemilihannya masing masing guna untuk menyerap Aspirasi dan kesempatan juga bagi masyarakat untuk menyampaikan keluhan atau permasalahan yang terjadi.

Fraksi PDI Perjuangan menyampaikan laporan hasil Resesnya, dalam pemaparannya, Agustina Simanjuntak mengutarakan” bahwa Fraksi PDIP banyak menerima masukan terkait pelayanan publik yang belum maksimal seperti, Ktp elektronik,Akta Kelahiran,KK,agar cepat pelayanannya, dan tentang RTLH agar ditambah jumlahnya”.

Dalam laporannya, Fraksi Gerindra melalui Wakil Ketua DPRD Yeti Wulandari menjelaskan” agar pendataan KIS agar lebih akurat lagi sehingga penerimanya tidak salah sasaran, meningkatkan kualitas pembangunan jalan lingkungan,drainase, dan agar ditambah jumlah RTLH untuk masyarakat yang memerlukannya”.

Lanjut dengan Fraksi PKS, dalam kesempatan itu, H.M Hafid Nazir menyampaikan hasil reses fraksi PKS” pembangunan infrastruktur masih menjadi aspirasi yang utama dari masyarakat Depok,jaling, drainase dan peningkatan prasarana didunua kesehatan dan pendidikan, serta penambahan Armada sampah dan pengangkutan sampah keTPA”.

Fraksi PAN dalam penyampaian hasil resenya, yang dibacakan oleh Lamhudin Abdullah memaparkan” supaya pemkot Depok melalui Dinas terkait agar mempercepat pembangunan Fisik ditiap Kecamatan, supaya tidak pas musim hujan dan akhir tahun agar hasil pekerjaannya baik”.

Fraksi Golkar melalui H Tajudin memaparkan” kepada Pemkot Depok agar program pembangunan dapat benar benar ada manfaatnya untuk masyarakat, program UMKM dan industri perumahan agar diperhatikan lagi oleh Pemkot Depok, RTLH serta Taman Kota dan Alun Alun”.

Sementara itu Fraksi Demokrat menjelaskan hasil resesnya oleh M Taufik” bahwa Fraksi Demokrat mengharapkan agar peningkatan kapasitas Koperasi dan UMKM,pengoptimalisasi pengelolaan sumber daya alam,peningkatan akses layanan kesehatan,peningkatan insentif RT,RW serta pembangunan Alun Alun”.

Fraksi PPP, melalui Mazhab menyampaikan laporan hasil resenya” masih banyak pengembang apartemen dan perumahan yang belum menjalani kewajibannya dalam penyerahan Aset Fasos Fasum, untuk itu perangkat daerah dapat memperbaiki data base terhadap Fasos Fasum”.

Fraksi Restorasi Nurani Bangsa, melalui Drs Slamet Riyadi memaparkan” berharap kepada Pemkot Depok dapat meningkatkan kawasan Industri Kreatif diwilayah Bulak Timur Kec Cipayung untuk ditata dengan baik dan rapih, karena hal ini dapat mendongkrak PAD dari usaha Mikro dan Kecil Menengah dan melakukan pembinaan kepada masyarakat untuk meningkatkan perekonomian rakyat dalam rangka untuk mensejahterakan Masyarakat Depok”.

Rapat Paripurna yang dihadiri oleh Wakil Ketua DPRD Supariyono dan Wakil Walikota Depok Pradi Supriatna dan Anggota DPRD, serta Forkompinda berjalan dengan lancar dan terkendali. (Tuhari)
Share:

Pemkot Depok Lakukan Upaya Maksimal Untuk Tanggulangi Sampah

Depok, Info RI – Pemerintah Kota (Pemkot) Depok cukup serius dalam menanggulangi permasalahan sampah. Keseriusan ini dibuktikan dengan upaya maksimal yang dilakukan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Depok agar bisa menekan volume sampah yang masuk ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cipayung.

“Kami punya 32 Unit Pengolah Sampah (UPS) yang bisa dioptimalkan. Nantinya UPS ini yang bekerja untuk mengolah sampah organik menjadi pupuk kompos maupun cair, serta mengolah sampah plastik untuk dijadikan barang bernilai ekonomis,” ujar Kepala DLHK Kota Depok, Etty Suryahati, di Balai Kota, Senin (09/07/18).

Selain itu, lanjutnya, untuk mencegah adanya pembuang sampah liar, pihaknya juga intens melakukan monitoring dengan menurunkan Tim Buru Sergap (Buser) Kebersihan di beberapa lokasi. DLHK juga telah memiliki Tim Jaga Gonda yang bertugas melakukan monitoring kebersihan, khusus di Jalan Margonda.

“Tim Buser dan Tim Jaga Gonda kami rutin melakukan monitoring di lokasi yang rawan akan pembuang sampah liar. Kami juga telah memberikan sanksi tegas terhadap mereka yang tertangkap basah membuang sampah dengan melakukan Tindak Pidana Ringan (Tipiring),” ucapnya.

Untuk jangka panjang, kata Etty, pihaknya terus melakukan komunikasi dengan Provinsi Jawa Barat (Jabar), agar pengoperasian TPA Nambo segera direalisasikan. Diharapkan dengan beroperasinya TPA Nambo, dapat mengurangi volume sampah sebesar 1200 ton yang setiap harinya masuk ke TPA Cipayung.

“Kami terus menjalin komunikasi dengan Provinsi Jabar, saat ini proses pembangunan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) sedang berlangsung. Kalau tidak ada halangan, insya Allah tahun ini, Pemkot bisa memulai pembuangan sampah ke Nambo,” jelasnya.

Sementara itu, untuk menangani longsor sampah yang terjadi di Kali Pesanggrahan, Pasir Putih, yang lokasinya bersebelahan dengan TPA Cipayung, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Depok telah berkomunikasi dengan pihak Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung-Cisadane (BBWSCC).

“Kami sudah berkoordinasi dengan BBWSCC mengenai masalah pengerukan Kali Pesanggrahan yang mendangkal, akibat longsoran sampah TPA Cipayung. Saat ini kita masih menunggu proses yang sedang berjalan,” kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Depok, Manto.

Sedangkan untuk menunjang kesehatan warga, Pemkot Depok melalui Unit Pelaksana Teknis (UPT) Puskesmas Cipayung memiliki program pengobatan gratis untuk pekerja dan warga di sekitar TPA Cipayung. Selain itu, Pemkot juga memfasilitasi warga dengan sarana dan prasarana air bersih, untuk kepentingan masyarakat luas.

“Kami bekerja sama dengan UPT Kebersihan untuk mengadakan pemeriksaan kesehatan bagi warga dan pekerja di lingkungan TPA seminggu sekali, yaitu setiap hari Rabu. Pelayanan ini tidak dipungut biaya alias gratis,” ucap Kepala UPT Puskesmas Kecamatan Cipayung, Kurnia Permitasari. (Tuhari)
Share:

Minggu, 08 Juli 2018

Anggota DPRD Depok Qurtifa Wijaya Lakukan Reses Serap Aspirasi Masyarakat

Depok, Info RI – Qurtifa Wijaya, S.Ag Anggota DPRD Kota Depok Fraksi Partai Keadilan Sejahrera (PKS) lakukan giat reses dalam rangka menyerap aspirasi, saran dan masukan dari masyarakat pada masa sidang ke III Tahun 2018.

Kegiatan reses ini diadakan pada hari Senin (2/7) di halaman yayasan Pendidikan Islam Al Haeriyah pimpinan H. Sanusih. Acara ini dihadiri oleh ketua Majelis Ulama Indonesian (MUI) Kelurahan Tapos H. Sanusi S. Ag, ketua LPM Kelurahan Tapos Dedi Wiati S. Sos,Bimaspol Bripka Asep Ruhendi, ketua lingkungan, tokoh masyarakat dan undangan lainya.

Dalam sambutannya H. Sanusi mengatakan bahwa “kami merasa senang karena reses diadakan di lingkungan kami, giat ini dalam rangka menyerap aspirasi dan masukan kegiatan pembangunan yang ada di masyarakat,” ucap ketua MUI kelurahan Tapos ini.

Di tempat yang sama ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kelurahan Tapos Dedi Wiati, S.Sos dalam sambutanya Dedi Wist mengatakan, ”silahkan buat masyarakat menyampaikan kepada Bapak H. Qurtifa anggota Dewan kita yang belum terkafer di musrenbang kelurahan dengan paket yang lebih besar lagi,” tegas Dedi.

Di tempat yang sama anggota DPRD Qurtifa Wijaya dalam sambutanya mengatakan, ”Dana program pokok-pokok pikiran (Pokir) Dewan sama dengan dana kelurahan sekitar Rp 2 Miliyar untuk kegiatan lingkungan baik itu jalan atau saluran, Dewan sifatnya usul ke Dinas terkait selaku pengguna anggaran,” jelas Qurtifa.

Lebih lanjut info yang sangat menggembirakan bahwa Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) wilayah Timur siap dibangun di seputaran kelurahan Cimpaeun Kecamatan Tapos Kota Depok. ”Anggran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kota Depok sekitar Rp 3,3 Triliyun, untuk kegiatan membayar gaji pegawai dan belanja kegiatan pembangunan,” jelas Politisi Partai PKS yang sudah 3 Periode di percaya di Dapil Tapos Colodong.

Sementara di acara reses ini banyak usulan atau aspirasi dari masyarakat diantaranya, dari H. Gojali RW 10 mengusulkan, tentang saluran air masjid Miptahuljana, yang saat ini perlu perbaikan dan Madrasah kami mohon di tinjau.

Insan pengurus makam perwakilan dari 4 RW berharap , ”seluas 4800 m2 dan saat ini kami mengusul untuk di pagar makam blok Jaran,” harap Insan.

Di tempat yang sama Ela warga RW 07,” kami mengusulkan rumah baca, kelihatanya enak melihat warga kalau giat kompak membaca, juga mukena buat umum di masjid,” Harap Ela.

Sementara Qurtifa Wijaya menangapi, ”kalau usulan Hadroh bisa di usulkan melalui Dispora, dan masalah Madrasah baru RKB dan sarana Komputer karena Madrasah secara pertikal berhubungan dengan kantor kementrian Agama, saya juga untuk penerangan jalan umum (PJU) saya selalu usul terang dan aman,” terang Qurtifa Wijaya.

Saprudin ketua RW 02 pada kesempatan mengusulkan insentif RT RW, “Hadroh dan soundsystem di posyandu kami, saya berharap agar usulan kami dikabulkan dan terealisasi,” ucap Saprudin yang dijuluki RW Nasional ini. (Tuhari)
Share:

Kamis, 28 Juni 2018

Partai Hanura Kota Depok Membuka Pendaftaran Bacaleg

Depok, Info RI - Dewan PImpinan Cabang ( DPC )  Partai Hanura Kota Depok  membuka pendaftaran penerimaan calon anggota legislatif untuk DPRD Tingkat Kota, DPRD Provinsi dan DPR RI yang akan maju dalam Pileg 2019 mendatang.

Hal ini disampaikan oleh Ketua DPC Partai Hanura, Kota Depok Mifftah Sunandar didampingi Sekretaris Sonar Harahap bahwa pembukaan pendaftaran caleg ini di lakukan mulai Rabu tanggal 20 Juni 2018 yang lalu hingga 4 Juli 2018 mendatang.

"Syaratnya umur minimal 21 tahun, dan pendidikan minimal SMA Sederajat, untuk itu kami membuka kesempatan kepada putra putri terbaik Kota Depok bergabung dengan Partai Hanura," kata Mifftah Sunandar pada wartawan di kantornya, Kamis  (28/6/2018).

Ia juga menjelaskan bagi yang berminat untuk menjadi caleg dari Partai Hanura dapat mendaftarkan diri di sekretariat DPC Partai Hanura Kota Depok yang buka mulai jam 10.00 WIB hingga jam 22.00 WIB.

"Alamat Sekretariat DPC Partai Hanura Kota Depok di jalan Areif Rahman Hakim  No.1 Rukan Graha Depok Mas, Lantai Tiga Gedung MPM kami tidak meminta mahar pada caleg."

"Kami minta caleg dapat membesarkan nama partai dan jika ingin bergabung ada syarat mutlak yakni siap berkomitmen untuk Kota Depok dan Partai Hanura ," katanya.

Ia juga mengatakan untuk target kursi dalam pileg 2019 mendatang pihaknya menargetkan minimal dapat meraih 12 kursi.
" Minimal masing-masing dapil dapat satu kursi karena Kota Depok ada 6 dapil, yang diantaranya Dapil Pancoran Mas, BCL, Cimanggis, Sukmajaya, Tapos - Cilodong dan Cipayung Bojongsari, Sawangan. Kami menargetkan Partai kami mininal dapat 12 kursi dan untuk suara perempuannya 30% dan kalau bisa lebih dari itu" jelasnya.

Ditambahkannya Partai Hanura ini mengusung visi ekonomi kerakyatan dengan harapkan dapat meningkatkan kesejahteraan rakyat

Mifftah Sunandar menambahkan Partai Hanura yang dipimpinannya sudah membentuk Tim 9 yang nantinya tugas Tim tersebut Fokus untuk melayani masyarakat yang akan maju ke Bakal Calon Legislatif ( Bacaleg ).

Kami sangat menyambut positif animo masyarakat Kota Depok yang begitu tinggi, terbukti sudah banyak para Bacaleg yang sudah ikut mendaftar di Partai Hanura Kota Depok.( Joko Warihnyo/Tuhari )
Share:

Rabu, 27 Juni 2018

Hasil Sementara Quick Count Pilgub Jabar Charta Politika: RK 33,54%, Sudrajat 30,32%

DEPOK, INFO RI - Berbagai lembaga survei menggelar hitung cepat (quick count) setelah pemungutan suara Pilkada Serentak 2018. Hasil sementara quick count Pilgub Jabar berdasarkan Charta Politika mengunggulkan Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul Ulum.

Berikut data quick count Pilkada Jabar versi Indo Barometer hingga pukul 16.04 WIB dengan data masuk 78,67%:

Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul Ulum: 33,54%
Tb Hasanuddin-Anton Charliyan: 11,51%
Sudrajat-Ahmad Syaikhu: 30,32%
Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi: 24,63%

Info RI menampilkan hasil quick count sejumlah daerah yang menggelar Pilkada 2018. Keempat lembaga survei yang bekerja sama adalah Saiful Mujani Research & Consulting (SMRC), Indo Barometer, Lingkaran Survei Indonesia (LSI), dan Charta Politika. Tak hanya quick count, ada juga data exit poll yang akan disajikan oleh SMRC. Selain itu, Info RI akan menampilkan hasil real count Pilkada Serentak 2018 oleh KPU.

Ada 8 provinsi yang hasil quick count dan real count-nya akan kami tampilkan dalam bentuk grafis data persentase, yaitu Sumatera Utara, Sumatera Selatan, Lampung, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, dan Sulawesi Selatan. Data pilkada 8 provinsi tersebut akan ditampilkan secara real time sesuai data yang masuk ke masing-masing lembaga quick count mulai 27 Juni siang. (Tuhari)
Share:

Koramil 01/Panmas Dan Polsek Panmas Kawal Pendistribusian Kotak Suara

DEPOK, INFO RI - Koramil 01/Pancoran Mas Kodim 0508/Depok bersama Anggota Polres Kota Depok dalam rangka menjamin aman dan lancarnya pemilihan Gubernur Jawa Barat melaksanakan pengawalan pendistribusian kotak suara dan perlengkapanya ke tiap tiap TPS yang berada di wilayah binaanya meliputi Kecamatan Pancoran Mas dan Kecamatan Cipayung, Selasa, (26/7/2018).

Merujuk Undang-Undang No.34 Tahun 2004 bahwa TNI selain melaksanakan operasi militer perang TNI juga bertugas membantu Polri dalam melaksanakan keamanan dan ketertiban di masyrakat.

Danramil 01/Pancoran Mas Kapt Inf Kholidi.SE menyampaikan bahwa anggotanya dalan melaksanakan bantuan penguatan untuk membantu Polri khususnya dalam pengawalan pendistribusian kotak suara di harapakan bisa mencegah terjadinya hal-hal yang tidak di inginkan, sehingga pada saat pelaksanaan pemilihan Gubernur Jawa Barat periode 2018-2023 yang di laksanakan hari Rabu 27 Juni 2018 secara serentak bisa berjalan dengan aman dan tertib.

Secara umum pada pengawalan pendistribusian kotak suara di lakukan dengan aman dan tidak ada masalah yang sifatnya darurat. (Hengky NGR 02/Tuhari)
Share:

Senin, 11 Juni 2018

Pemerintah Kota Depok Butuh Terobosan Sistem Audit Pajak Restoran

DEPOK - INFO RI, Dengan menjamurnya restoran yang ada di Kota Depok ini maka Pemerintah Kota Depok butuh terobosan untuk sistem yang dapat mengaudit pajak restoran.

Hal itu diungkapkan Wakil Walikota Depok Pradi Supriatna ketika menghadiri acara Bukber dan santunan anak yatim Grup Mitra Pers Depok (MPD) di Rumah Makan Pondok Ikan Gurame Jl. KSU Tirtajaya Kota Depok.

Seusai buka puasa Pradi Supriatna jalan bareng dengan wartawan Media Forward menuju musholla untuk sholat Maghrib berjamaah, melihat keramaian pengunjung di Rumah Makan Pondok Ikan Gurame tersebut Pradi berbisik tanya kepada Media Forward pajak restoran seramai ini bayar pajaknya berapa ya ?

“Karena di Kota Depok ini belum ada sistem yang dapat mengaudit mengenai laporan pajak restoran, kalau di Jakarta sudah ada, untuk itu Pemerintah Kota Depok perlu mencari terobosan sistem yang dapat mengaudit pajak restoran itu”, pungkas Pradi Supriatna. (Tuhari)

Share:

Hasbullah Rachmat Berjuang di DPRD Provinsi Jabar Untuk Kota Depok

DEPOK - INFO RI, Hasbullah Rachmat selaku Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat sedang berjuang untuk kemajuan daerah di Kota Depok, hal itu diungkapkan ketika Hasbullah memberikan sambutannya dalam acara Bukber dan Santunan Anak Yatim di Rumah Makan Pondok Ikan Gurame Jl. KSU Tirtajaya Kota Depok, (10/6/2018).

Hasbullah merasa bangga dengan Kota Depok karena Kota Depok banyak mendapatkan beberapa Prestasi, seperti Kota Depok mendapatkan peringkat ke-4 penyetor pajak kendaraan bermotor se-Provinsi Jawa Barat, selain itu Kota Depok juga telah mendapatkan Adipura.

Disisi lain Hasbullah juga berkeinginan untuk mewujudkan Kota Depok agar segera mempunyai lahan Stadion Utama untuk olah raga dan penambahan Gedung SMA Negeri di Kota Depok.

"Agar peran serta media ini dapat difungsikan dengan maksimal  diharapkan Pemerintah Kota Depok jika ada Musrenbang Media juga diundang agar dapat menyampaikan usulan-usulan mengenai informasi publik”, ungkap Hasbullah Rachmat.

“Lebih lanjut sebaiknya media dapat dipermudah untuk mendapatkan informasi data-data yang benar dari pemerintah agar pemberitaannya bisa obyektif karena media ini sangat penting dalam pemberitaan ke masyarakat”, jelas Hasbullah. (Tuhari)


Share:

Jumat, 25 Mei 2018

Walikota Depok Bukber dan Tarling di Masjid Al-Hidayah Beji

DEPOK – Info RI, Walikota Depok Muhammad Idris buka puasa bersama sekaligus Taraweh Keliling (Tarling) di Masjid Al-Hidayah Jl. Bambon Raya RT.02/07 Kelurahan Beji Kecamatan Beji Kota Depok, Kamis, (24/5/2018)

Taraweh Keliling Walikota Depok di bulan Ramadhan tersebut diikuti oleh Staf Ahli, Para Asisten, seluruh OPD, TNI, POLRI dan masyarakat setempat.

Menurut Idris, kegiatan tarling tersebut bertujuan untuk mempererat komunikasi dan silaturahmi antara Pemerintah Kota Depok dan masyarakat.

Lebih lanjut, dirinya menuturkan bahwa melalui kegiatan ini tidak hanya untuk mempererat hubungan dengan masyarakat saja, namun juga untuk dapat menjalin hubungan silaturahmi dengan aparat penegak hukum dan keamanan seperti kepolisian dan TNI.

“Dengan adanya kegiatan ini, seluruh unsur terlibat dengan harapan dapat berkolaborasi untuk menyelesaikan permasalahan di Kota Depok,” tutur Idris saat tarling di Masjid Al-Hidayah Beji Kota Depok.

Dalam acara buka puasa bersama dan tarling tersebut, Walikota Depok juga memberikan sejumlah blangko E-KTP dan Akte kelahiran kepada Lurah Beji untuk masyarakatnya.

Selain itu kegiatan tarling juga dapat dimanfaatkan sebagai salah satu langkah menyampaikan berbagai program pemerintah Kota Depok.

Dalam acara buka puasa bersama dan tarling tersebut, Walikota Depok juga memberikan sejumlah blangko E-KTP dan Akte kelahiran kepada Lurah Beji untuk masyarakatnya.

Sejumlah program pemerintah tersebut antara lain terkait pendidikan, kesehatan, kepemudaan, olahraga, maupun perbaikan jalan dan lingkungan.

Dengan kegiatan tarling diharapkan masyarakat dapat lebih dekat dengan pemerintah. Dengan begitu kedepan warga dapat mendukung berbagai program yang ada di Kota Depok untuk mewujudkan visi Kota Depok yang unggul, nyaman dan religius.

“Semoga silaturahmi ini dapat terus terjaga dan seluruh pihak dapat bersinergi untuk membangun Depok yang lebih baik,” ujarnya.

Warga Beji mengaku bersyukur karena Masjid di wilayahnya menjadi salah satu lokasi Tarling. Dengan demikian warga masyarakat Beji bisa lebih dekat dengan jajaran Pemkot Depok dan dapat mendengar langsung dari Walikota Depok mengenai program-program unggulan dari Pemerintah Kota Depok.

Dalam kegiatan tarling tersebut tampak begitu hangat antara Aparat Pemerintah Kota Depok, TNI, POLRI dan berbagai macam elemen masyarakat yang hadir. (Tuhari)
Share:

Arsip