Rabu, 29 April 2026

Tak Peduli Keritik dan Kontroversi SDN 1 Kadumalati, Tetap Wakili Sindangresmi di FLS3N SD Tingkat Kabupaten

Pandeglang - Kendati penuh Kontroversi dan diduga kuat telah melakukan Pelanggaran berupa tindakan Meniru atau mencontoh karya milik orang lain (Plagiarisme) dalam hal ini adalah Karya Seni, yaitu seni tari tradisional, SDN 1 Kadumalati tanpa rasa malu tetap mengikuti Kegiatan Festifal Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasioal (FLS3N SD) tingkat Kabupaten Pandeglang pada rabu(29/4/2026) , Sebagai Wakil dari wilayah kecamatan Sindangresmi setelah di ajang serupa di tingkat kecamatan pada sabtu(25/4/2026) dengan sangat janggal mereka di menangkan sebagai Juara oleh dewan juri.

Sebagaimana di beritakan sebelumnya dugaan tindakan Plagiarisme ini menuai protes keras dari beberapa kalangan , terutama dari salah satu Kepala Sekolah peserta FLS3N lainnya yang merasa di rugikan dengan pelanggaran dan keputusan juri tersebut , karena tegas dan mutlak Plagiasi tidak di perbolehkan dalam lomba FLS3N ini , akan tetapi pihak Juri dan Panitia tidak bergeming dengan keputusannya.

Hasil penelusuran Awak media , berhasil menemukan dan menghubungi Pemilik sekaligus pencipta karya seni tari yang di rilis di You Tube dengan nama Chanelnya Nevada tv , yaitu seorang guru di salah satau Sekolah menengah (SMP) di daerah Pangandaran Provinsi Jawa barat berinisial GN , ketika dikonfirmasi melalui Pesan Whats App pada senin (27/4/2026) GN menyatakan bahwa tarian dan musik yang di pentaskan oleh siswa SDN1 Kadumalati pada acara FLS3N SD tingkat kecamatan yang lalu itu adalah Karya ciptaanya , dan dirinya tidak pernah mengizinkan siapapun 

"Sudah jelas Video seni tari yang saya buat dan Upload di You Tube, tahun pembuatan dan lain lainnya ada disana , dan di You Tube juga jelas dan tegas ada peringatan dilarang keras menjiplak Karya Orang lain , untuk saat ini saya baru melakukan tindakan berupa teguran dan Penalti ke pihak mereka " Papar GN , namun yang saya sayangkan lanjut GN , adalah respon atau tanggapan dari pihak mereka seolah-olah itu hanya rumor , padahal sudah jelas buktinya ada .

" Saya membuat karya itu tidak mudah , butuh proses yang lumayan panjang , berbulan-bulan latihan bersama anak-anak , masa di plagiat seenaknya saja , yang membuat saya lebih heran , kenapa sampai bisa jadi juara peserta yang melakukan plagiasi , harusnya mereka di diskualifikasi bukan malah dijadikan juara , berarti para juri dan panitianya tidak memahami materi terkait fls3n" imbuh nya . Adanya polemik tersebut Ketua PSB sekaligus Kepala sekolah SDN 1 Kadumalati , Jahir Setia Miharja melalui pesan Whats App nya pada selasa(28/4/2026) memberikan keterangan bahwa pihaknya sudah melakukan komunikasi dan akan menyelesaikan masalah ini dengan pihak GN selaku pemilik dan pencipta karya tari tersebut " Alhamdulillah sudah beres terimakasih a" Jawab Jahir , singkat.

Dengan adanya jawaban dari Kepsek Jahir bahwa pihaknya sudah menyelesaikan persoalan tentang Plagiarisme tersebut menjelaskan bahwa pelanggaran tersebut nyata adanya , Untuk memastikan tentang penyelesaian polemik tersebut Awak media kembali mengkonfirmasi GN via pesan Whats Appnya pada Rabu(29/4/2026) dalam pesannya GN mengatakan bahwa dirinya dan pihak Pak Jahir sudah menyelesaikan persoalan ini seusai dengan prosedur yang berlaku , yaitu teguran dan ada Pinalti yg nilainya tidak di jelaskan .

Menanggapi persoalan tersebut Ketua DPC Media Online Indonesia (MOI) Kabupaten Pandeglang H. Imron saat di temui di Kedimannya Rabu(29/42026) mengungkapkan bahwa perilaku seperti ini sangat tidak baik terutama di lingkaran dunia pendidikan , harusnya dari awal para juri yang menjadi penilai punya kapasitas yang jelas terkait materi yang akan di nilainya , jangan malah menimbulkan gejolak kurang baik akibat keputusan penilaian yang salah "kalau mengacu pada aturan dan petunjuk teknis dalam konteks FLS3N , sejak dari awal peserta yang kedapatan melakukan plagiasi atau menjiplak karya orang lain itu harusnya didiskualifikasi dari perlombaan , atau kalaupun mereka pentas , pentas saja untuk menghibur jangan jadi peserta lomba, karena tema utama dari fls3n tahun ini adalah menumbuhkan karakter bangsa , sangat disayangkan kalau anak didik kita di berikan contoh atau perilaku yang tidak baik seperti palgiarisme ini , dan idealnya sebagai seorang yang bertanggung jawab , kepala sekolah apalagi merangkap sebagai ketua PSB seharusnya kalau sudah menyadari kesalahan atau kekeliruannya mengajak anak didiknya mundur dari kegiatan lomba tersebut " Ungkap Imron.

( gie )
Share:

0 comments:

Posting Komentar


Arsip